Saturday, September 5, 2009

Hyundai i10 Electric


Hyundai i10 Electric

Hyundai promises a driving range of around 100 miles or 160 kilometers and a top speed of over 80 mph or 130 km/h for its all-electric mini car.

The i10 Electric accommodates dual recharging cycles: a 220V household current which the company says is slower but potentially beneficial if the recharging is performed during off-peak hours when utility rates are lower plus a 415V industrial-strength current which promises to charge the battery much faster.

Via:Carscoop

Hyundai i10 Electric


Hyundai i10 Electric

Hyundai promises a driving range of around 100 miles or 160 kilometers and a top speed of over 80 mph or 130 km/h for its all-electric mini car.

The i10 Electric accommodates dual recharging cycles: a 220V household current which the company says is slower but potentially beneficial if the recharging is performed during off-peak hours when utility rates are lower plus a 415V industrial-strength current which promises to charge the battery much faster.

Via:Carscoop

Hyundai i10 Electric


Hyundai i10 Electric

Hyundai promises a driving range of around 100 miles or 160 kilometers and a top speed of over 80 mph or 130 km/h for its all-electric mini car.

The i10 Electric accommodates dual recharging cycles: a 220V household current which the company says is slower but potentially beneficial if the recharging is performed during off-peak hours when utility rates are lower plus a 415V industrial-strength current which promises to charge the battery much faster.

Via:Carscoop

Sayang sekali: Bakrie Kubur Ambisi Mobnas "Beta 97 MPV"

Lama sebelum lahirnya mobil nasional baru seperti Gea, Arina, Tawon maupun Komodo, Indonesia sebenarnya sudah memiliki ambisi besar untuk membuat sebuah mobil nasional.

Sebab sudah sejak akhir tahun 1994 Grup Bakrie melalui Bakrie Brothers menggugah sebuah mobil nasional terbaru Indonesia.

Mobil yang dinamakan Beta 97 MPV ini memiliki desain orisinal buatan rumah desain Shado asal Inggris.

Hal itu tentu berbeda dengan kehadiran Timor dan Bimantara yang sebenarnya sebuah bentuk pergantian merek dari Kia maupun Hyundai.

Pada bulan April 1995 disain Beta 97 MPV pun telah selesai dan mulai diperlihatkan ke manajemen Bakrie dan setelah itu, desain tersebut pun langsung dikembangkan hingga prototipe mobil ini selesai di tahun 1997.

Bakrie pun sudah mulai menyiapkan segala aspek pendukung mobil ini mulai dari perakitannya hingga ke persiapan anggaran produksi.

Jadwal peluncuran mobil ini sesungguhnya sudah disiapkan yakni pada bulan Desember 1997.

“Sayang krisis meluluh-lantakkan proyek kebanggaan nasional tersebut,” ujar sumber detikOto di keluarga Bakrie.

Raksasa kapital Indonesia ini pun sudah mengubur calon mobil nasional yang di pertengahan tahun 1990 telah mereka kembangkan yakni Beta 97 MPV.

“Sejak gagal diluncurkan, belum ada lagi pembicaraan di dalam perusahaan,” ungkapnya.

Investor lokal diundang berinvestasi untuk memproduksi mobil Tawon, pengganti bajaj di Jakarta

Investor lokal diundang berinvestasi untuk memproduksi mobil Tawon, pengganti bajaj di Jakarta. Itu bagian dari rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam peremajaan kendaraan roda tiga di Ibu Kota. Pasalnya, rencana peremajaan bajaj terhambat setelah produsen bajaj di India menghentikan produksinya.

"Modelnya kayak gimana, Dishub belum bisa mendeskripsikan, tapi sepertinya sama dengan mobil kancil dan berbahan bakar BBG," ujar Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta Nurmansjah Lubis usai rapat kerja dengan Dinas Perhubungan di Gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Kamis (12/2).

Di Jakarta, baru 500 bajaj yang berhasil diremajakan dan diganti berbahan bakar gas (BBG). Karena, tidak ada produksi lagi, praktis rencana penggantian bajaj itu terhenti. Padahal, sekitar 5.000 pengemudi lain telah membayarkan uang muka peremajaan bajaj. Tetapi, Pemprov DKI, seperti diungkap pihak Dishub, uang para pengemudi bajaj itu akan dikembalikan.

Sebanyak 14.000 pengemudi bajaj lainnya juga terimbas penghentian produksi tersebut karena masih mengemudikan bajaj lama. Soalnya, Pemprov DKI berniat mengganti bajaj dengan kendaraan berbahan gas. Dishub berencana meluncurkan armada transportasi baru pengganti bajaj yang akan diberi nama tawon.

Namun armada baru yang serupa dengan bajaj itu, kata Nurmansjah, sejauh ini baru dalam kajian. Karena itu, Dishub tidak bisa memberikan banyak keterangan kepada anggota Dewan. "Modelnya kayak gimana, Dishub belum bisa mendeskripsikan tapi sepertinya sama dengan mobil kancil dan berbahan bakar BBG."

Untuk memproduksi mobil Tawon tersebut, Nurmansjah menyebut Pemprov DKI mengundang produsen lokal untuk berinvestasi. Yang jelas, untuk realisasi 2009, Dishub pesimistis karena masih harus melakukan kajian lebih lanjut.

Variasi Baru Mobil Tawon

Tawon sekarang muncul dengan variasi mobil pick-up. Silahkan lihat di sini

KAROSERI MAGEDA

Mageda adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang pembuatan konstruksi dan rumah – rumah kendaraan, baik itu roda 4 ataupun lebih.